pakai-bahan-sutra-gaun-pengantin-ririn-ekawati-mengusung-konsep-vintage

Pakai Bahan Sutra, Gaun Pengantin Ririn Ekawati Mengusung Konsep Vintage

Pakai Bahan Sutra, Gaun Pengantin Ririn Ekawati Mengusung Konsep Vintage – Artis Ririn Ekawati tampil cantik dan anggun di hari pernikahannya bersama dengan Ibnu Jamil , Sabtu (30/1). Berbeda bersama dengan gaun pengatin pada umumnya, Ririn manfaatkan gaun putih vintage rancangan desainer ternama, Hian Tjen.

Pakai Bahan Sutra, Gaun Pengantin Ririn Ekawati Mengusung Konsep Vintage

pakai-bahan-sutra-gaun-pengantin-ririn-ekawati-mengusung-konsep-vintage

grosirbajumuslimterbaru – Gaun yang mengusung rancangan elegan vintage ini manfaatkan bahan silk atau sutra supaya tak cuma menambahkan kesan anggun, terhitung mewah pas dikenakan Ririn di hari pernikahannya itu.

Hian Tjen membawa dampak gaun pengantin Ririn semakin khusus bersama dengan menampilkan elemen klasik bersifat bibs atau alas kain yang ditumpuk pada bagian dada. Elemen unik ini terinspirasi dari model 1970-an, lengkap bersama dengan sulaman tangan yang rumit.

Bagi anda yang suka bermain game online silahkan kunjungi link berikut : Judi Bola Live99

“Menampilkan akumulasi elemen klasik: high-neck 70’s bibs yang terinspirasi bersama dengan sulaman tangan art nouveau lengkap yang rumit,” tulis Hian Tjen.

Sementara pada bagian tangan, dirancang mengembung. Tidak lupa untuk melengkapi penampilannya, Hian Tjen menambahkan akseori kepala bersifat renda bordir bunga yang dibikin khusus.

“Lengan gembung, dan aksesories kepala bersama dengan renda bordir bunga spesifik yang halus menciptakan penampilan abadi yang sempurna,” jelasnya.

Dipostingan lainnya, desainer ternama itu, mengungkapkan, bahwa di dalam proses membawa dampak gaun pengantin Ririn, dia menerapkan seni grafis dan detail permukaan gaun untuk menambahkan kesan dinamis dan nuansa klasik.

Menciptakan gaun pengantin yang estetika di mana teknik bordir dan potongan vintage muncul menjadi proposisi take-it-or-leave-it. Seni grafis yang digunakan wajib mengulangi pola dan detail permukaan untuk memberi gaun itu kesan baru dan dinamis, tetapi terhitung bernuansa klasik” ungkap Hian Tjen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *